Oslo atau Paris: iklim yang mana?

Oslo (Norwegia) memiliki iklim kontinental lembap musim panas hangat, sedangkan Paris (Prancis) memiliki iklim samudra sedang, menurut klasifikasi Köppen-Geiger.

Nilai-nilai yang dibandingkan di sini adalah normal yang dihitung selama 86 tahun kalender penuh, dari 1940 hingga 2025, menggunakan data reanalisis ERA5 dari program Copernicus. Metode dan periode yang sama berlaku untuk Oslo dan Paris.

Paris lebih hangat dari Oslo sebesar 5,9 °C dalam rata-rata tahunan: 10,9 °C berbanding 5,0 °C.

Oslo menerima lebih banyak hujan daripada Paris: 940 mm per tahun berbanding 674 mm.

Oslo telah menghangat sebesar +2,8 °C antara 1940 dan 2025, berbanding +1,8 °C di Paris. Oslo karena itu menghangat lebih cepat daripada Paris. Kedua tren signifikan secara statistik.

Oslo rata-rata memiliki 0 hari panas (≥ 30 °C) dan 148 hari beku per tahun; Paris rata-rata memiliki 6 dan 44.

Data berasal dari reanalisis ERA5 (Copernicus Climate Change Service), didistribusikan ulang di bawah lisensi CC-BY 4.0. Normal dihitung ulang setiap kali arsip diperbarui.

IndikatorOsloParisSelisih
Suhu harian rata-rata5,0 °C10,9 °C+5,9 °C
Suhu maksimum harian rata-rata8,3 °C14,7 °C+6,4 °C
Suhu minimum harian rata-rata1,5 °C7,3 °C+5,8 °C
Curah hujan tahunan940 mm674 mm-266 mm
Sinar matahari / hari7,5 j7,7 jdapat diabaikan
Hari panas (≥ 30 °C)0 hr/thn6 hr/thn+6 hr/thn
Hari beku (< 0 °C)148 hr/thn44 hr/thn-104 hr/thn
Hari hujan (≥ 1 mm)133 hr/thn129 hr/thndapat diabaikan
Kelembapan relatif rata-rata79 %78 %dapat diabaikan
Angin maksimum rata-rata13,7 km/h18,1 km/h+4,4 km/h

Sebuah selisih hanya dilaporkan jika melampaui resolusi data. ERA5 adalah reanalisis pada grid sekitar 31 km: dua kota yang berdekatan sering jatuh pada sel yang sama, dan di bawah setengah derajat Anda membaca grid, bukan iklim.

Suhu bulan demi bulan

Curah hujan bulan demi bulan

Iklim OsloIklim Paris